Satu-Satunya SMK di Indonesia! Lepas 30 Siswa Unggulan Jelajahi 20 Negara
IDN Satu-Satunya SMK di Indonesia dengan Program Unggulan Backpacking ke 20 Negara
3 continents, 20 countries, thousands miles, and countless lesson you wouldn`t learn at school.
Muda berkelana, muda mendunia! Jika ada orang yang membuat misi harus mengunjungi 20 negara sebelum usia 20 tahun, mereka adalah siswa SMK IDN Bogor. SMK IDN kembali melanjutkan program terbaik yang penuh gebrakan sebagai sekolah Islam berbasis teknologi. Sebuah program yang mewujudkan sosok muslim muda yang tangguh dan mandiri lewat pengalaman yang tidak didapatkan banyak orang seusia mereka. Sukses dilaksanakan setiap tahun, IDN kembali melepas siswa kelas 11 dalam program andalannya: IDN International Student Immersion 20 Negara.
Program ini sebelumnya dikenal dengan IDN Backpacker. Namun melihat kembali bagaimana program ini bukan sekadar backpacking biasa dengan berpindah dari satu negara ke negara lainnya. Immersion (imersi) berarti metode pembelajaran bahasa dan pengalaman langsung yang dilakukan dengan cara membenamkan diri sepenuhnya ke dalam lingkungan baru. Tujuannya agar seseorang terbiasa dan cepat menguasai keahlian atau bahasa baru secara alami. Oleh karena itu, IDN international immersion program adalah inisiatif strategis yang mengintegrasikan pengalaman akademik, sosial, dan kultural melalui perjalanan edukatif di berbagai belahan dunia. Program ini menitikberatkan pada misi kemanusiaan melalui sesi pengajaran bidang Teknologi Informasi (IT) bagi komunitas lokal, serta perluasan jejaring akademik melalui kunjungan ke berbagai universitas internasional ternama.
Selain aspek edukasi, peserta juga akan melakukan eksplorasi mendalam terhadap warisan sejarah dunia dan arsitektur religi guna memahami perkembangan peradaban serta peran nilai-nilai sosial-keagamaan di kancah global. Melalui sinergi kegiatan ini, diharapkan tercipta pertukaran pengetahuan yang berdampak positif bagi masyarakat internasional sekaligus memperkaya wawasan global para peserta.
Program ini tidak sama dengan study tour luar negeri pada umumnya. SMK IDN Bogor berani membawa konsep “backpacker” yang mengubah study tour ke level yang anti-mainstream: lintas benua, lintas budaya, dan lintas waktu. Program ini bukan untuk jalan-jalan. Ada misi pendidikan untuk membentuk generasi muslim muda yang berani menjelajahi dunia. Selain memeroleh input yang luar biasa, siswa didorong untuk memiliki output nyata dengan menebar kebermanfaatan kepada penduduk di belahan dunia lainnya. Banyak pelajaran yang tidak pernah dipelajari jika sebatas duduk di kelas yang sama sepanjang 3 tahun di bangku sekolah menenang. Inilah mengapa program hadir mewarnai dunia pendidikan di Indonesia yang belum pernah ada di sekolah lainnya.
SMK IT di Indonesia Berbasis Pesantren Modern Unggulan di Bogor
Dari Bogor ke Eropa. Dari SMK ke kampus-kampus ternama dunia.
IDN International Student Immersion Program bukan hanya satu-satunya di antara sekolah Islam, tetapi juga menjadi satu-satunya sekolah di Indonesia—bahkan di dunia. IDN berani mematangkan kesiapan pembinanya, mental siswanya, dan kepercayaan orang tua siswa demi berlangsungnya program ini. Tahun ke tahun, IDN berturut-turut membawa muridnya belajar di luar negeri dengan gaya backpacker, dalam durasi terpanjang, dan jumlah negara terbanyak, dan banyak kegiatan yang berdampak.
Jangkauan negara tujuan dalam program immersion ini mencakup berbagai wilayah di Asia, Timur Tengah, hingga Eropa. Negara-negara yang masuk dalam peta perjalanan antara lain: Malaysia, Thailand, Laos, Arab Saudi, Cina, Serbia, Vietnam, Uzbekistan, Mesir, Maroko, Turki, Kazakhstan, Filipina, India, Nepal, Brunei Darussalam, Azerbaijan, hingga Kirgistan.
Perjalanan dimulai pada bulan Juli 2026 di Bandara Soekarno-Hatta. Para siswa berkumpul dengan mengenakan atribut hingga carrier yang khas digunakan backpacker dunia. Para asatidz yang bertanggungjawab dalam program ini menyampaikan beberapa arahan untuk siswa dan orang tua yang mendampingi mereka. Momen haru terekam jelas ketika orang tua akhirnya melepaskan anaknya untuk melanglangbuana di berbagai belahan dunia untuk menuntut ilmu.
Menjelajah adalah Ibadah
Perjalanan dimulai di negara pertama, Vietnam. Program ini diikuti oleh 30 siswa dari jurusan RPL (15 siswa), TKJ (12 siswa), dan DKV (3 siswa), serta didampingi oleh 5 guru pembina. Mereka tidak hanya akan mempelajari budaya, teknologi, dan sejarah dari setiap negara. Sama seperti kakak kelas mereka yang telah menyelesaikan program ini, mereka akan belajar memperkuat nilai-nilai Islam dalam diri mereka selama menjadi musafir.
Sebagai sekolah Islam boarding, program ini sejalan dengan kalam Allah dalam Al-Qur`an yang memerintahkan agar manusia berjalan di penjuru bumi. Tujuannya di antaranya untuk:
- Menemukan dan menikmati rezeki-Nya (QS. Al-Mulk : 15);
- Mengenali bumi dan menjaganya (QS. Al-Baqarah : 30);
- serta menyebar untuk mencari karunia Allah dan mengingat Allah sebanyak-banyaknya (QS. Al-Jumuah : 10).
Melihat kondisi pelajar dan pemuda era sekarang, mereka sangat rentan terhadap masalah mental health, pergaulan bebas, dan perilaku menyimpang. Melalui program ini, siswa belajar menumbuhkan karakter yang tangguh, karena seorang mukmin harus memiliki karakter yang kuat dan tidak merasa lemah. Selain itu, akan tertanam pula karakter mandiri di mana siswa akan mencari dan mengolah makanan mereka sendiri. Dalam menghadapi kehidupan di masa yang akan datang, kemampuan creative thinking dan problem solving adalah karakter yang sangat penting. Maka di sinilah santri terlatih memecahkan masalah dan menghadapi tantangan yang bisa terjadi kapan saja selama backpacking.
Mengapa Keliling Dunia dengan Gaya Backpacker?
Perjalanan dengan gaya Backpacker akan menjadi pintu untuk para siswa menemukan kesempatan berinteraksi dengan masyarakat dunia. Tidak ada tembok hotel dan restoran mewah yang akan membatasi interaksi mereka dengan warga lokal yang sebenarnya. Mereka akan belajar latar belakang yang sangat berbeda, serta budaya, bahasa, dan cara hidup yang beragam. Dari sana meningkatlah rasa toleransi dan pemahaman terhadap keberagaman. Sejalan dengan kalam Allah bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa agar saling mengenal.
Jika bercermin dari IDN Backpacker sebelumnya, ada banyak pengalaman yang tidak terlupakan dalam program ini. Mulai dari merasakan tantangan imigrasi langsung tanpa disambut staff hotel dan travel dan berinteraksi dengan warga lokal. Siswa juga akan mencoba beragam transportasi lokal, melihat tempat-tempat populer dunia, hingga tempat yang jarang dijangkau turis pada umumnya. Jauh-jauh dari Indonesia, mereka akan memanfaatkan kesempatan bermain salju, mengunjungi Kedutaan Besar Indonesia, hingga menjalankan ibadah umroh. Semua murni dengan mengandalkan kemandirian dan kerja tim yang solid, serta mengedepankan adab agar diterima di mana saja dengan baik.
Kendati tidak belajar di sekolah, agenda yang sering dilakukan di sekolah juga tidak luput. Sebagai siswa sekolah IT, pembelajaran dan pengerjaan projek IT di masing-masing jurusan tetap berjalan di mana saja. Sebagaimana jargon “Pinter Ngaji”, kegiatan pembelajaran tahfidz dan kajian tetap menjadi agenda wajib yang dilakukan di masjid terdekat maupun di penginapan. Jack-potnya, bisa setoran hafalan di atas salju hingga di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.







Seperti inilah petualangan seru IDN Backpacker 20 negara sebelumnya (Juli 2025-Mei 2026)
Harga Tak Seberapa Dibanding Nilai Pengalamannya
“Berapa biayanya?”
“Pasti mahal.”
Modal perjalanan selalu menjadi topik hangat netizen tatkala mendengarkan aksi keliling dunia, termasuk di kolom postingan IDN sendiri. Namun dengan perjalanan ke banyak negara, sudah termasuk umroh di Arab Saudi, harga yang dibayarkan tidaklah sebesar yang disangka-sangka. Inilah kelebihan dari konsep perjalanan backpacker. Menantang namun mindfull, selalu ada jalan dan makna yang diperoleh, melebihi apa yang dibayarkan dengan materi. Program ini tentunya sangat akan membuka mata siswa. Menjadi pengalaman tak terlupakan yang tidak semua orang bisa mendapatkan. Kendati biaya terkesan besar, namun jika dicoba dilakukan sendirian atau menggunakan agen travel sampai 20 negara persis, biayanya jauh lebih kecil. Meski demikian, yang perlu ditekankan di sini adalah harga dari pelajaran dan pengalaman yang tidak ternilai. Terlebih untuk masa depan sang anak, perjalanan ini membekas di setiap prosesnya bertumbuh, dewasa, dan mengejar kesuksesan hidup dunia dan akhirat. Semua ini tidak dapat ditemukan dan diresapi hanya lewat buku teks atau video di internet.
Baca Juga: IDN Backpacker 20 Negara Tahun 2025
Belajar Menjadi Muslim Muda Mendunia Sejak Dini: Young and Global
Tujuan utama dari program ini adalah menyiapkan siswa menjadi muslim muda yang mendunia. Dalam satu tahun, para siswa belajar kehidupan yang sesungguhnya. Mereka mengatur logistik sendiri, bersosialisasi lintas budaya, serta menghadapi dinamika perjalanan dengan kedisiplinan dan kemandirian.
Setiap negara menjadi kelas terbuka, dan setiap interaksi menjadi momen belajar yang bermakna. Para siswa akan menjadi menjadi pelaku aktif dalam setiap perjalanan. Mereka harus menyusun dokumentasi perjalanan, melakukan riset budaya, berdiskusi langsung dengan komunitas lokal. Bahkan walau berkecimpung di dunia IT, siswa IDN diharuskan untuk terbiasa menulis dan bercerita. Oleh karena itu, mereka juga akan menulis buku sendiri selama perjalanan. Semua ini menjadi bagian dari kurikulum IDN yang mendidik critical thinking dan kreativitas.
Sebagai sekolah Islam berbasis teknologi, IDN tidak hanya ingin melahirkan ahli IT hebat, tetapi juga pemimpin masa depan yang visioner, cerdas, dan berakhlak. IDN International Student Immersion Program menjadi salah satu program unggulan yang menjembatani antara kecakapan global dan karakter Islami yang berlandaskan pemahaman Al-Qur`an dan Sunnah.
Baca Juga: IDN Backpacker Disorot Media Nasional
📣 PENERIMAAN SISWA BARU SMP-SMK IDN TA 2027-2028 DIBUKA
Saatnya jadi bagian dari IDN (Islamic Development Network)!
Jadilah Calon IT Expert yang Muda Mendunia
🌐 Pendaftaran: psb.idn.sch.id
📑 Brosur: bit.ly/BrosurIDN2027-2028
☎️ IDN Information Centre: 0822-1010-2006
⚠️ Kuota peserta didik baru terbatas!
- SMP-SMK IDN Bogor Ikhwan dan Akhwat
- SMP-SMK IDN Solo
Pendaftaran akan ditutup sewaktu-waktu apabila kuota telah terpenuhi. Daftar sekarang!
