IDN Backpacker: Siswa SMK Sekolah Belajar di 20 Negara! Ke Mana Aja?

idn backpacker

IDN Backpacker: Siswa SMK Sekolah Belajar di 20 Negara! Ke Mana Aja?

Belajar IT dan Tahfidz sambil Keliling Dunia

Kebayang nggak, sekolah sambil keliling dunia? Apalagi dengan gaya perjalanan  backpacker? Ya, inilah IDN Backpacker School yang punya program unggulan bernama IDN Backpacker. Sekolah ini sebenarnya berbasis boarding (asrama) untuk jenjang SMP dan SMK. Namun bagi siswa kelas 11 SMK, mereka akan meninggalkan asrama, dari Bogor menuju perjalanan luar negeri selama 1 tahun. Inilah IDN Backpacker 20 Negara, berlangsung sejak pertengahan 2025 dan akan berakhir di pertengahan 2026.

Bukan study tour ala sekolah-sekolah pada umumnya. Program ini diusung untuk memperlihatkan dunia lebih jauh kepada para siswa IDN, calon pemimpin masa depan yang profesional di bidang teknologi. Seorang pemimpin harus memiliki mental tangguh dengan berjuta rangkaian pengalaman yang menempanya. Dan calon profesional IT tidak hanya harus belajar di depan laptop di dalam kelas saja, namun melihat bagaimana teknologi itu bekerja di berbagai tempat di belahan dunia secara langsung.

20 Negara yang akan ditelusuri para siswa bersama guru pendamping mereka terdiri dari 3 benua.  Adapun daftar negara tujuan di tiga benua tersebut antara lain:

Asia: Malaysia, India, Nepal, Vietnam, Laos, Thailand, Arab Saudi, dan Turki (berada di antara Asia dan Eropa)

Eropa: Belanda, Belgia, Luxembourg, Jerman, Republik Ceko, Austria, Slovakia, Hungaria, Serbia, dan Bulgaria.

Afrika: Mesir dan Maroko

Penasaran negara apa saja yang telah mereka jelajahi hingga saat ini dan bagaimana keseruannya? Cek selengkapnya di artikel ini dan juga di instagram @idnbackpackerschool.

==

6 Bulan, 1 Semester Backpacking Ke Mana Aja?

1. Malaysia

Negara pertama yang disambangi IDN Backpacker adalah Malaysia pada Juli 2025. Kegiatan belajar-mengajar berlangsung di penginapan, serta tetap ada Morning Spirit ( apel pagi) yang dilaksanakan di lapangan setiap pagi. Para siswa juga tidak melewatkan kunjungan ke salah satu ikon kota Kuala Lumpur yaitu Petronas Twin Tower. Tidak hanya jalan-jalan, siswa juga berinteraksi dengan warga lokal dan turis asing, mewawancarai dan berdiskusi sembari melatih skill Bahasa Inggris mereka. Mereka juga mengadakan podcast bahasa Inggris di depan Petronas Twin Tower, sharing session dengan Mahasiswa PPI Malaysia, mengunjungi KBRI, dan campus visit ke IIUM.

2. Mesir

Negara kedua adalah negerinya peradaban ilmu Islam sejak dahulu, Mesir. Bertepatan dengan 17 Agustus, siswa IDN Backpacker diundang mengikuti upacara hari kemerdekaan di KBRI Mesir. Agenda lain ada sharing session dengan mahasiwa PPI Mesir, kunjungan ke The National Museum of Egyptian Civilization.

3. Maroko

Dari Piramida raksasa Mesir ke masjid terbesar di dunia yang ada di Maroko. Petualangan di negeri berjulukan Magrib ini tidak kalah seru. Masih di negara Arab, nuansa islami terasa begitu kental terlebih para siswa juga selama ini belajar Islam di IDN. Mereka mampir shalat di Masjid Hassan yang berdiri di tepi pantai Cassablanca serta silaturahmi ke KBRI Rabat.

4. Belanda

Tidak hanya di Asia saja, IDN Backpacker juga melakukan petualangan ke Eropa. Negara pertama yang disambangi adalah Belanda. Mereka mencoba pengalaman menukar botol minuman menjadi uang. 1 botol seharga 1 euro atau sekitar 20 ribu rupiah. Namun uang tersebut sebenarnya adalah kembalian deposit dari botol minuman yang dibeli sebelumnya. Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah buang sampah sembarangan. Tidak heran, negara Eropa terkenal akan kebersihannya.

5. Negara-Negara Uni Eropa

Negara-negara di Eropa cukup berdekatan. Oleh karena itu, dalam waktu berdekatan, IDN Backpacker berkunjung ke negara-negara seperti Belgia, Republik Ceko, Austria, Slovakia, Serbia adalah negara apa. Di Republik Ceko, siswa menyaksikan robot pembersih. Jadi ingat di sekolah juga sering buat robot. Di Austria, siswa bisa mencoba minum air dari keran yang terdapat di ruang publik. Tinggal langsung minum dan mengisi botol minum. Di Slovakia, tepatnya di Bratislava Castle, IDN Backpacker mencoba membeli souvenir. Ada gantungan kunci, tempelan kulkas, dll, dengan harga per item sekitar 4-5 Euro. Serbia adalah salah satu negara Eropa bagian Balkan yang mempunyai tokoh terkenal yaitu Nikola Tesla. Bicara teknologi, siswa IDN Backpacker mencoba bermain bola menghadapi Robot Keeper.

6. Arab Saudi

Engkau mungkin berkeliling dunia, namun negara ini, dunialah mengelilinginya. Arab Saudi, negara impian umat muslim di seluruh dunia ini tak pernah absen menjadi negara tujuan IDN Backpacker. Umat muslim mengelilingi Ka`bah untuk tawaf, begitu pula para siswa IDN Backpacker. Di usia mereka yang masih remaja, mereka telah merasakan pengalaman beribadah sambil belajar bersama teman-teman satu sekolahan. Umroh dan belajar tahfidz kemudian menyetorkan hafalan Al-Qur`an kepada Sheikh di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi akan jadi pengalaman terbaik seumur hidup. Mereka juga merasakan serunya berbuka puasa (Senin-Kamis) di Masjid Nabawi serta campus visit ke Universitas Islam Madinah

7. Nepal

Negara di bagian Asia Selatan ini yang khas dengan keindahan gunung salju ini menjadi destinasi selanjutnya. Sebagai sekolah IT, siswa IDN Backpacker melakukan visit ke salah satu IT company yang berada di Kathmandu, yaitu Cedar Gate. Perusahaan yang berbasis di US ini memiliki 700 karyawan di Nepal dan 300 karyawan di US. Di negara ini juga, mereka mencoba berbagai makanan lokal, bangunan bersejarah, dan bermain di alam yang indah dengan view gunung-gunung tertinggi di dunia.

8. Thailand

Kembali ke Asia Tenggara, backpacking berlanjut di Thailand. Ada banyak hal yang telah dijajal di negara yang tidak jauh berbeda dengan Indonesia ini. Makanan, transportasi, tempat wisata, olahraga, semua dicoba di sini. Ramadhan tahun 2026 juga disambut saat masih berada di negara ini. Halaqah tahfidz tentu tidak terlewatkan di bulan Al-Qur`an. Tentu kegiatan ini telah menjadi rutinitas setiap hari Senin-Jumat ba`da subuh selama backpacking. Ada juga event IT yaitu Thailand International Cyber Week yang menambah wawasan tentang dunia teknologi.

Masih tersisa beberapa bulan untuk menyelesaikan IDN Backpacker. Mari nantikan cerita seru di negara-negara lainnya hanya di IDN Backpacker School.

IDN Backpacker adalah Miniatur Kehidupan Masa Depan

Perjalanan luar biasa ini tentu tidak mudah dan terasa melelahkan. Namun letihnya belajar dan berpindah dari satu negara ke negara lain selalu terbayarkan dengan keindahan alam, megahnya bangunan bersejarah, dan keramahan para penduduk lokal yang berbagi dan bercerita. Bukan hanya jalan-jalan, siswa IDN Backpacker juga berkesempatan mendapat pengetahuan langsung di pusat peradaban dunia, menjejakkan manfaat dan ilmu di sekolah lokal yang dikunjungi untuk sharing dan mengajar, serta kenangan mahal yang tidak dapat diulang kembali. Ilmu dan pengalaman yang mereka peroleh akan menjadi bekal mereka untuk masa depan.

Sebagai sekolah berbasis pesantren, tak lupa kegiatan pembelajaran tahfidz tetap berlangsung dan khidmat di setiap negara yang mereka sambangi. Projek-projek IT pun terus dikembangkan sehingga siswa tetap mampu mengejar prestasi akademiknya. Yang bikin semakin unik, semua siswa menulis buku perjalanan mereka sendiri di setiap negara, menceritakan semua keajaiban dan pengetahuan yang mereka peroleh, menjelaskan nama-nama tempat yang mereka sambangi, sejarah dan informasi penting, serta tanda-tanda kebesaran Sang Pencipta di setiap langkah mereka di luasnya hamparan bumi.