10 Emas Diborong Siswa IDN di 3 Kompetisi Nasional Sekaligus
Siswa IDN Gemar Kompetisi dan Tidak Hanya Bidang IT
Apakah bisa siswa sekolah IT (Information & Teknologi) menjuarai kompetisi dan olimpiade IPA, IPS, bahkan Matematika?
Dzakiy Mahfudz, siswa SMP IDN Boarding School Sentul, sehari-hari berfokus di pembelajaran teknologi. Namun dengan percaya diri, ia mengikuti tiga olimpiade nasional sekaligus di bulan April 2025. Tak tanggung-tanggung, ia mengantongi belasan medali emas dan perak dari ketiga event yang diikutinnya.
Kompetisi dan olimpiade nasional sedang aktif digencarkan untuk menjadi wadah para pelajar unjuk skill dan pengetahuannya. Biasanya pelajar yang mengikuti kompetisi hanya di satu bidang yang ia tekuni. Namun Dzakiy yang masih di bangku kelas 9 membuktikan bahwa sekalipun spesialisasinya adalah bidang teknologi, ia juga memperdalam minat belajar di berbagai mata pelajaran lainnya.
Di era digital saat ini, prestasi tidak lagi terbatas oleh dinding aula atau panggung fisik. Bagi siswa IDN Boarding School, kesempatan untuk menguji kemampuan tersedia di mana saja selama ada koneksi internet dan kemauan yang kuat. Hal inilah yang dibuktikan oleh Dzakiy Mahfudz, yang dalam kurun waktu singkat berhasil memborong belasan medali emas dan perak pada berbagai olimpiade nasional tingkat siswa. Hal yang mendorong para siswa IDN seperti Dzakiy untuk “gemar” berkompetisi juga karena sejalan dengan upaya pemenuhan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) di IDN, di mana siswa didorong untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan, khususnya dalam bidang akademik, guna meningkatkan pengalaman, keterampilan, dan daya saing mereka.
Ambisi dan Kompetisi Siswa Lintas Disiplin Ilmu
Apa yang membuat pencapaian Dzakiy istimewa bukan hanya jumlah medalinya, melainkan keberaniannya untuk keluar dari “zona nyaman”. Alih-alih hanya berfokus pada satu bidang yang ditekuni, ia menunjukkan jiwa kompetitif di spektrum yang sangat luas. Selain mengikuti kompetisi bidang Informatika, ia juga menjajal bidang Matematika, IPA, IPS, hingga Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
Mentalitas “tidak pilih-pilih peluang” ini menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi. Dzakiy tidak terjebak dalam pesimisme apalagiĀ understimate meski perlombaan diadakan secara daring (online). Baginya, setiap kompetisi adalah ruang untuk mengukur sejauh mana manajemen waktu dan disiplin belajarnya telah berbuah hasil. IDN Boarding School juga tidak membatasi para siswa yang berminat mengasah kemampuannya di luar kegiatan sekolah. Setiap perlombaan yang diikuti para siswa IDN sendiri merupakan inisiatif mereka pribadi maupun berdasarkan rekomendasi dari para guru dan pembina.
Dalam tiga ajang besar yang diikuti, Dzakiy sukses menunjukkan konsistensi luar biasa:
1. Future Science Competition (FSC) – 5 April 2026
Diselenggarakan oleh Yayasan Prestasi Nasional (YASPRESNAS), Dzaky menyapu bersih medali emas di empat kategori:
Medali Emas: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA.
2. Festival Olimpiade Sains Nasional (FOSNAS) – 5 April 2026
Pada hari yang sama, di tengah padatnya jadwal sekolah dan asrama, ia juga masih menyempatkan diri untuk mengikuti kompetisi di bawah penyelenggara Nusantara Sains Festival (NUSSAFEST):
Medali Emas: IPA, IPS, Bahasa Inggris, dan Matematika.
3. Generasi Unggul Dalam Akademik (GARUDA) – 12 April 2026
Menutup rangkaian kompetisi di bulan April melalui Lembaga Olimpiade Nasional, ia kembali mencatatkan namanya:
Medali Emas: Bahasa Inggris dan IPA.
Medali Perak: Informatika.
Selamat atas prestasinya! Keberhasilan Dzaky Mahfudz adalah cerminan dari profil siswa IDN yang dibentuk berani mencoba, tidak gengsi menghadapi tantangan, dan cepat beradaptasi. Kemampuannya mengelola waktu di antara jadwal sekolah/asrama yang padat untuk memenangkan kompetisi di bidang eksakta maupun bahasa adalah bukti nyata karakter yang tangguh dan penuh ambisi yang positif.



Pendampingan Siswa IDN dalam Berkompetisi
Meskipun di IDN, para siswa belajar spesialisasi di bidang IT, tentu ada tantangan tersendiri ketika ia mencoba mengikuti lomba di bidang lain seperti IPA, IPS, dan Matematika. Perbedaan fokus pembelajaran menjadi salah satu tantangan utama, karena di sekolah penekanan lebih banyak diberikan pada penguatan kompetensi teknologi. Namun IDN juga tetap menghadirkan pembelajaran umum tersebut dalam kurikulum sekolah serta memberi kesempatan para siswa untuk memperdalam pengetahuannya. Selain itu, dukungan dari guru pendamping juga berperan penting dalam membantu siswa IDN mempersiapkan diri di berbagai bidang tersebut.
“Dalam proses pendampingan,” ungkap Mr. Muhamad Nurohman Firdaus, “Kami memulai dengan pemetaan minat dan kemampuan siswa, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan terarah sesuai bidang lomba yang diikuti. Untuk lomba offline, fokus kami pada kesiapan materi, mental, dan teknis di lapangan. Sementara untuk lomba online, kami menekankan pada manajemen waktu, ketelitian, serta kesiapan perangkat dan koneksi. Pendampingan juga dilakukan secara intens melalui evaluasi berkala agar siswa dapat terus berkembang dan siap menghadapi kompetisi dengan maksimal.”
āUntuk Dzaky dan seluruh siswa, teruslah berani mencoba dan keluar dari zona nyaman. Kompetisi bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang proses belajar, disiplin, dan pengembangan diri. Konsistensi, kerja keras, serta niat yang baik akan menjadi kunci untuk meraih hasil terbaik di masa depan.ā
Ingin punya semangat belajar dan berkompetisi seperti Dzakiy dan siswa IDN berprestasi lainnya? Bergabunglah dengan IDN Boarding School, tempatnya para calon profesional IT yang berwawasan luas dan bermental tangguh. Segera daftar melalui psb.idn.sch.id.
