Tim IDN Mengajar Ngaji Gelombang Satu Presentasikan Pengalaman Selama di Camp Pengungsian

1 min read

Tim IDN Mengajar Ngaji Gelombang Satu

IDNews. Usai sudah masa bakti Tim IDN Mengajar Ngaji Gelombang Satu yang ditempatkan di Kampung Sirna Galih, Desa Sukajaya, Kec. Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tim gelombang pertama yang beranggotakan Muhammad Ahya Satari, Muhammad Abdurrahman Salsabil, dan Muhammad Kurnia tersebut, juga berkesempatan untuk membagikan pengalamannya selama di camp pengungsian kepada teman-temannya. Pengalamannya tersebut ia sampaikan dalam presentasi singkat pada hari Selasa,(21/01) malam.

Dalam acara itu, terlihat para santri IDN Boarding School lainnya sangat antusias dan tertarik mendengarkan dan melihat kegiatan Tim IDN Mengajar Ngaji selama di camp pengungsian itu.

Tim IDN Mengajar Ngaji Gelombang Satu

Salah seorang anggota TIM IDN Mengajar Ngaji, Muhammad Ahya Satari menyebutkan, setelah mendengarkan presentasi mereka, beberapa teman mereka justru semakin bersemangat untuk bisa ikut serta dalam Tim filantropi itu. ” Ketika presentasi itu, saya lihat yaa teman-teman terlihat kagum gitu ya. Dan bahkan ada teman saya yang pengen ikut juga” sebutnya.

Pemuda SMK IDN kelas X RPL itu mengisahkan, ia beserta tim selain mengajar ngaji juga membantu para warga sekitar di berbagai kegiatan. ” Seperti bantu angkatin tanah di rumah yang mau kena longsor, bantu bersih-bersih, bantu masak di dapur umum dan lainnya” ujarnya.

Kegiatannya tersebut dimulai sejak seusai shalat Subuh hingga waktu Isya. “Jadi kami dari siap shalat subuh sudah siap-siap untuk membantu warga ya, kami tanyakan ke warga apa yang perlu dibantu kami bantu. Lalu menjelang siang kami bantu tim relawan lainnya memasak di dapur umum. Terus waktu ba’sa Asar kami bagikan jajanan ke anak-anak sekitar, dan dari Maghrib hingga Isya kami ngajar ngaji dan main bareng anak-anak” kisahnya.

bantuan bencana banjir

Dan ketika ia dan tim harus kembali, pemuda yang biasa disapa Ari itu menceritakan bagaimana reaksi warga sekitar. “Yaa ketika kami pamit, kakak mau balik nih, naah anak-anak nampak pada ga rela gitu. Ada yang minta foto bahkan ada yang sampai nangis-nangis gitu. Warga sekitar juga berterimakasih atas bantuan kami. Dan saya sendiri juga sebenarnya sudah betah juga disana hehe” tuturnya.

Terakhir, ia berharap agar efek musibah banjir di lokasi tersebut dapat segera selesai. “Dan untuk saya, saya berharap agar saya bisa lebih simpatik kepada sesama” tandasnya.

Ikuti perkembangan berita selanjutnya di www.idn.sch.id

Reporter: Aryga NoorHadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Need help? Let's chat with us!

Perlu bantuan ? silahkan klick dibawah ini untuk mulai bicara dengan kami

Admin

SMP-SMK IDN

Online

SMP-SMK IDNJagoan IT Pinter Ngaji

Assalaamu'alaikum ada yang bisa kami bantu ? 00.00