30 Siswa SMK IDN Bogor Taklukkan Misi ke 7 Negara ASEAN

SMK IDN Bogor perjalanan ke negara asean dalam program IDN Immersion

30 Siswa SMK IDN Bogor Taklukkan Misi ke 7 Negara ASEAN

1 Tahun Belajar di 20 Negara, Siswa SMK IDN Jelajahi Negara ASEAN

Tiga puluh siswa SMK IDN Bogor kelas 11 resmi memulai program ekspedisi internasional bertajuk IDN International Student Immersion Program sejak Juli 2026. Program yang menargetkan kunjungan ke 20 negara dalam kurun waktu satu tahun ini mengawali perjalanannya di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Mengusung visi Muda Mendunia, para siswa ditempa untuk keluar dari zona nyaman guna mengasah kemandirian, wawasan teknologi, hingga diplomasi di mancanegara. Ingin tahu bagaimana keseruan perjalanan mereka di masing-masing negara?

1. Pengalaman Menjadi Minoritas Muslim di Vietnam

Perjalanan di negara pertama, Vietnam, langsung menguji daya adaptasi para siswa. Sebagai pelajar dari Indonesia negara mayoritas muslim, di Vietnam para siswa merasakan iklim kehidupan sebagai minoritas. Mereka juga merasakan tinggal di penginapan dengan fasilitas sederhana hingga momen santap malam lesehan dari satu wadah bersama.

Di tengah padatnya agenda, ibadah wajib tetap menjadi fondasi utama. Mereka menunaikan ibadah salat Jumat di Masjid Al-Nur, satu-satunya masjid yang berdiri di kota Hanoi. Salah satu siswa bernama Dzulfikar Muh Putra Mulia dengan percaya diri mengumandangkan adzan di hadapan jamaah muslim setempat.

Tak hanya itu, jajaran peserta juga melakoni serangkaian kegiatan strategis di Hanoi:

  • Kunjungan Diplomasi ke KBRI Hanoi: Para santri diterima oleh perwakilan diplomat Indonesia untuk mempelajari peran diplomasi, perlindungan WNI di luar negeri, serta pentingnya menjaga nama baik bangsa di level internasional.
  • Eksplorasi Teknologi di ITWA 2026: Menghadiri Industrial Technology World Asia (ITWA) 2026, peserta mengamati secara langsung inovasi teknologi industri dan transformasi digital terkini.
  • Diskusi Bersama PPI Vietnam: Momen bertukar pikiran dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) mengenai peluang studi lanjut dan tantangan menjadi pelajar Indonesia di luar negeri.

2. Merayakan Hari Kemerdekaan Ke-81 RI di Negara ASEAN Tanpa Laut

Setelah beberapa hari di Vietnam, perjalanan dengan gaya backpacker ini dilanjutkan ke negara yang dikenal tidak memiliki laut: Laos. Di negara ini, penguatan life skills dan ketahanan mental di wilayah dengan minoritas muslim makin terasa cukup signifikan. Para siswa dituntut mandiri secara penuh, mulai dari berbelanja bahan pokok di pasar tradisional setempat, menyembelih ayam secara syar’i, hingga mengolah makanan sendiri. Terbatasnya sarana ibadah publik di Laos juga melatih para siswa untuk menyelenggarakan salat Jumat, khutbah, dan kajian secara mandiri di lokasi penginapan.

Pada 17 Agustus 2026, para siswa turut serta dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Vientiane. Rangkaian kegiatan di Laos ditutup dengan sharing session bersama PPI Laos serta eksplorasi budaya di landmark kota Vientiane, seperti Patuxai, Pha That Luang, dan kawasan tepi Sungai Mekong.

3. Belajar dari Kampus Terbaik, Pakar Industri, dan Diplomat di Thailand

Perjalanan di Thailand bisa dibilang paket lengkap dengan kombinasi antara akademik, industri, dan diplomasi.

  • Campus Tour & Sharing Session di Chulalongkorn University
    Agenda pertama di Negeri Gajah Putih adalah mengelilingi area kampus Chulalongkorn University, universitas nomor satu dan tertua di Thailand. Di sini, peserta bertemu dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Thailand untuk mendengarkan cerita suka-duka, tips beasiswa, hingga dinamika perkuliahan di salah satu negara ASEAN terfavorit wisatawan dunia tersebut.
  • Sharing Experience bersama IT Expert dari Toyota
    Belajar teknologi tidak cukup hanya dari teori atau ruang kelas. Para siswa menyimak pengalaman dari seorang pakar IT Toyota perwakilan Thailand. Sesi ini membongkar bagaimana skill IT diterapkan secara nyata dalam industri otomotif global dan bagaimana kesiapan digital menjadi kunci menghadapi karier masa depan.
  • Kunjungan Hormat ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok
    Pengalaman di Thailand makin lengkap dengan kunjungan resmi ke KBRI Bangkok. Siswa IDN belajar tentang peran diplomasi Indonesia di luar negeri serta pentingnya menjadi duta bangsa yang berkarakter dan berwawasan global.

    Baca juga: 
    IDN Immersion Program 2025-2026

4. Putar Balik ke Negara Tetangga, Eksplorasi Semenanjung Malaysia

Dari Thailand, rombongan bertolak ke Malaysia bagian Barat menggunakan transportasi darat (bus), memberikan pengalaman perjalanan yang seru dan makin mempererat kebersamaan antar siswa.

  • City Tour Kuala Lumpur
    Perjalanan menyusuri ibu kota Malaysia diawali dari kawasan bersejarah Masjid Jamek, berlanjut ke area ikonik Merdeka Square, hingga terpukau oleh kemegahan Petronas Twin Towers (KLCC) yang menjulang tinggi.
  • Genting Highlands & Batu Caves
    Menjauhi hiruk-pikuk kota, para siswa diajak menikmati sejuknya udara pegunungan di Genting Highlands. Setelahnya, rombongan mampir ke Batu Caves, situs budaya dan sejarah yang terkenal dengan patung emas Dewa Murugan serta tangga warna-warninya yang khas.
  • Silaturahmi ke Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL)
    Salah satu momen paling berkesan di Malaysia adalah saat mengunjungi SIKL. Siswa IDN saling bertukar cerita, berkenalan dengan tenaga pendidik SIKL, serta melihat langsung bagaimana sistem pendidikan Indonesia dijalankan di lingkungan internasional.

5. Sehari Tur Kilat di Negara Pusat Inovasi Asia, Singapura


  • Hanya dalam kurun waktu satu hari (
    1-day tour), para siswa diajak menjelajahi berbagai landmark paling ikonik di Singapura mulai dari Merlion Park, Marina Bay Sands & The Helix Bridge, Gardens by the Bay, dan terakhir Universal Studios Singapore. Di sini para siswa menikmati keindahan lanskap arsitektur modern Singapura yang berarsitektur futuristik.

Setelah ini, mereka akan melanjutkan perjalanan ke Kinabalu, Malaysia bagian Borneo yang berseberangan langsung dengan Kalimatan, serta lanjut ke Brunei Darussalam.

6. Negara Paling Kalem Terkaya No. 2 di ASEAN: Brunei Darussalam

Melengkapi perjalanan imersi ke Asia Tenggara, para siswa IDN International Student Immersion Program juga mengeksplorasi keindahan budaya dan sejarah di Brunei Darussalam. Rombongan mengagumi kemegahan arsitektur Islam di dua ikon negara ini, yaitu Masjid Jami’ ‘Asr Hassanil Bolkiah dengan kubah emasnya yang megah dan Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien yang berdiri anggun di atas kubah laguna. Perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri Kampung Ayer, permukiman terapung bersejarah yang memberikan gambaran autentik kehidupan kearifan lokal masyarakat Brunei. Tak lupa, para siswa memperdalam wawasan sejarah kesultanan melalui koleksi warisan kerajaan di Royal Regalia Museum, sebelum akhirnya menutup rangkaian agenda dengan kunjungan hormat ke KBRI Bandar Seri Begawan untuk belajar langsung seputar hubungan diplomasi dan peran pelajar Indonesia di kancah internasional. Yang tidak kalah seru adalah company visit perdana ke sebuah start-up bernama TracknRoll dan disambut langsung oleh CEO-nya, Mr. Simon.

Setelah dari Brunei, para siswa delegasi IDN ini melanjutkan petualangannya ke negara yang sama-sama dengan Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan yaitu Filipina. Ada keseruan apa saja di sana? Pastikan melihat update selengkapnya di laman instagram @idnimmersionprogram.

Sekolah yang Paling Aktif Silaturahmi ke KBRI di Berbagai Negara

IDN Boarding School membuktikan diri sebagai salah satu sekolah yang paling dekat dan akrab dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di berbagai negara. Sebagai pelancong terpelajar di negeri orang, para siswa IDN menunjukkan kehormatan dan adab dengan senantiasa bersilaturahmi sekaligus belajar dengan para diplomat di setiap KBRI yang dikunjungi. Kunjungan ini sekaligus menanamkan pemahaman mendalam bahwa di mana pun mereka melangkah, negara hadir memberikan perlindungan penuh bagi setiap warganya. Alhamdulillah, IDN senantiasa dikenal dan diterima dengan baik setiap kali hadir atau diundang ke Kedutaan Besar Republik Indonesia setiap tahunnya di setiap negara tujuan program Immersion. Hal ini menunjukkan bahwa negara sangat mengakui IDN Boarding School sebagai lembaga pendidikan yang mampu menghadirkan kurikulum terbaik yang sejalan dengan nilai-nilai diplomasi.

Dari perjalanan ini, tersirat sebuah pesan penting: kunci utama bagi setiap WNI saat melangkah ke luar negeri adalah mentalitas yang tangguh dan legalitas yang sah, sisanya, jelajahi dan taklukkan dunia! Semangat eksplorasi ini sejatinya selaras dengan petunjuk Al-Qur’an serta jejak Rasulullah SAW dan para sahabat, pejuang Islam, dan ulama terdahulu yang menempuh perjalanan jauh demi menuntut ilmu, menebar kebaikan, bersujud di seluas-luasnya bumi Allah, serta menjemput rezeki. Sebab, rezeki sejati bukan sekadar berwujud nominal, melainkan berupa relasi global, wawasan luas, dan bekal berharga untuk masa depan.

Ini masih belum 1/2 dari perjalanan IDN International Student Immersion Program! Masih ada deretan negara lainnya yang menunggu untuk dijelajahi pada penjelajah muda Indonesia. Segala puji bagi Allah atas penjagaan-Nya kepada para siswa kami selama 3 bulan pertama menelusuri bumi yang diciptakan-Nya. Perjalanan ini tidak lain sebagai wujud pengamalan ayat al-Qur`an yakni menjadi khalifah di muka bumi, upaya mencari rezeki seluas-luasnya, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah lewat tadabbur dan safar ini. Di samping itu, para siswa juga mendapatkan manfaat penting untuk masa depan seperti membangun koneksi baru dan mentalitas Young & Global yang siap menembus batas dunia!

Siap Jadi Petualang Berikutnya di Program Immersion Tahun Berikutnya?

Saatnya jadi the next delegation for International Student Immersion Program! Daftarkan diri di IDN Boarding School Tahun Ajaran 2027-2028 mulai sekarang. Kuota terbatas!